Perbedaan Herbisida Sistemik dan Herbisida Kontak: Ketahui Perbedaannya untuk Kebutuhan Gulma di Kebun!
- 20 Mei
- 2 menit membaca
Bagi petani atau pemilik kebun sawit, gulma seringkali menjadi keluhan. Gulma yang lebih akrab dikenal sebagai rumput liar dan tanaman pengganggu dapat mencegah pohon sawit mendapatkan nutrisi optimal dengan merebut nutrisi, air, dan sinar matahari. Gulma dapat menghabiskan pupuk yang ditebar di piringan sawit, membuat petani kesulitan memungut brondolan, menjadi habitat hama seperti tikus, hingga menghambat pertumbuhan akar hingga membuat tanaman sawit mati.
Bagaimana Cara Mengatasi Gulma?
Untuk mengatasi gulma, penggunaan herbisida atau pembasmi rumput sering kali menjadi solusi paling praktis. Namun, sebelum membeli, kawan sawit wajib tahu bahwa herbisida kimia secara umum dibagi menjadi dua jenis utama: Herbisida Sistemik dan Herbisida Kontak.
Jangan sampai salah pilih! Salah menggunakan jenis herbisida bisa membuat gulma tidak mati sempurna atau malah merusak tanaman utama. Yuk, simak perbedaan mendalam antara herbisida sistemik dan kontak di bawah ini!
Apa itu Herbisida Sistemik?
Herbisida sistemik adalah jenis pembasmi gulma yang bekerja dengan cara diserap oleh bagian tanaman (baik daun maupun akar), kemudian dialirkan ke seluruh jaringan tubuh gulma. Jadi, herbisida sistemik dapat membasmi gulma hingga ke bagian dalam agar tidak mudah tumbuh kembali. Di sisi lain, herbisida sistemik memiliki kelemahan yakni hasilnya membutuhkan waktu cukup lama untuk terlihat. Gulma biasanya akan menguning secara perlahan dalam waktu 3ā7 hari, lalu mati total hingga ke akar-akarnya. Beberapa gulma mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk bisa mati total.
Apa itu Herbisida Kontak?
Jika kawan sawit menginginkan solusi yang cepat, bisa beralih ke herbisida kontak yang mampu bekerja dalam hitungan jam dan membuat gulma yang terkena semprotan langsung menguning. Tidak hanya bekerja cepat, herbisida kontak juga lebih tahan hujan dibandingkan herbisida sistemik. Namun, kelemahannya adalah tidak dapat mengalirkan zat aktifnya sampai ke akar sehingga akar dan gulma masih dapat kembali.

Perbedaan Herbisida Sistemik dan Kontak yang Cocok Untuk Gulma Tertentu
Gulma berdaun sempit dan alang-alang cocok menggunakan herbisida dengan zar aktif Glifosat, seperti merk: Bablass, Round Up, dan Elang.
Gulma berdaun lebar dan semak berkayu cocok menggunakan herbisida dengan zat aktif 2,4-D Dimetil Amina atau Metsulfuron-metil, seperti merk: Metsulindo.

Gulma yang butuh dibasmi cepat seperti di parit, jalan, atau antara barisan tanaman utama tanpa merusak akar tanaman utama cocok menggunakan herbisida dengan zat aktif: Parakuat atau Amamonium Glufosinat, seperti Gramoxone dan Marxone.
Butuh Produk dan Solusi untuk Kebun Sawit Anda?
Setiap kebun sawit memiliki kondisi yang berbeda, mulai dari jenis tanah, umur tanaman, hingga permasalahan di lapangan. Karena itu, pemilihan produk dan cara penanganan harus tepat agar hasil kebun lebih optimal.Ā Temukan berbagai kebutuhan kebun sawit mulai dari pupuk, herbisida, hingga produk pendukung lainnya di Toko Sawit.

Masih bingung menentukan produk atau ingin langsung melakukan pemesanan? Tim kami siap membantu Anda melalui layanan konsultasi dan pembelian dalam satu tempat.


Feri Seftiadi
š“ Agronomis berpengalaman SawitPRO
š“ Membantu mengatasi produksi rendah
š“ Mengatasi serangan HPT
š“ Siap membantu anda menangani masalah pupuk, dll.









Komentar